Jumat, 12 September 2014

CPNS, jaminan bahagia??

Prolog.
Bulan ini, September 2014 -dan kurang lebih 3 bulan ke depan, yaitu Oktober, November serta Desember 2014- Indonesia lagi punya hajat besar. Hajat akan lahirnya pegawai-pegawai baru, pegawai yang lebih fresh, lebih muda dan tentunya (masih) bersemangat. Ya. Saya menyebutnya sebagai CPNS. (Padahal memang namanya CPNS kan?).
Are you ready to join this crowd this year??

Monolog.
Agenda tahunan Republik Indonesia ini masih akan memenuhi berita TV-TV Nasional. Dan tentunya bagi kamyu yg tidak ada keinginan untuk menjadi bagian dari CPNS ini, tentunya akan 'terganggu'. Ya, its okelah. Diskip saja kalu begitu.
Nah, bagaimana dengan kamyu yg mengambil bagian? Sudah siapkah kamyu? Kalau sudah berniat bulat, dan bertekad baja, you better prepare yourself.

Tahun 2014 ini sistem CPNS sudah memasuki sistem yang lebih mudah. Semua pendaftarannya satu pintu. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ribet, riweuh, dan tentunya menguras tenaga.
Kenapa? Ya jelislah. Kita calon CPNS harus pontang-panting lari kesana lari kesitu. Hanya untuk memenuhi berkas administrasi. Curhat? Iya, saya curhat :).
Dan semua kepedihan itu gak berakhir, apalagi setelah berjuang dengan peluh dan titik darah penghabisan, akhirnya hanya zonk. Tidak lolos.

Bagi yang kuat, biasanya menghibur diri, "Ah, mungkin memang bukan rezekiku. Tahun depan kan masih ada lagi". Atau "Ah, mungkin Tuhan punya rencana yang lebih indah".
Padahal dalam hati menangis teriris. Ya kan?

Bagi yang tidak kuat iman, biasanya lari ke hobi. Yang hobi makan, satu-dua hari pokoknya makan terus sampai perut membuncit, sampai gak bisa jalan. Yang hobi kelayapan, ya kelayapan sepanjang hari, sepanjang malam. Sambil ngitung kancing. Ah yang ini lebay. Skip.
Dan bermacam aktvitas aneh-ekstrem lainnya.

Dialog.
Jadi inti tulisan ini apa? Gak ada. Zonk.
Karena setiap apapun yang kamyu lakukan, itu kamyu sendiri yg menanggung. Baik itu hasilnya lolos atau tidak. Yang lebih penting adalah : bagaimana kita bersikap terhadap hasil akhir CPNS ini. Bagi saya, semua menang kok. Menang karena sudah berusaha sebaiknya. Urusan lolos atau tidak, itu hanya faktor resiko saja.
Jadi, kalau mau bertarung di CPNS, silakan kuatkan mental dan pikiran.
Mental untuk menghadapi hasil akhirnya, lolos atau tidaknya.
Pikiran untuk menghadapi ujiannya, baik tulis, psikotes, maupun wawancaranya.

Jadi pertanyaan finalnya : Apakah CPNS menjamin kamyu bahagia?
Jawabannya ada di kamyu sendiri.

Selamat berjuang Wan-kawan. Sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar